Menu Tutup

Cara Budidaya Kencur Yang Baik dan Benar

Sebelum membahas tentang budidaya kencur, saya akan menjelaskan sedikit tentang tanaman kencur.

Apa itu kencur?

Kencur yang punya nama latin Kaempferia galanga ternyata masih satu keluarga dengan jahe atau zingiberaceae.

Advertisement

Jadi, jangan heran jika banyak orang sering keliru membedakan kencur dengan jahe ataupun lengkuas karena bentuknya yang hampir mirip. Nyatanya, kencur bisa membawa manfaat yang berbeda dari jahe untuk kesehatan tubuh.

Manfaat dan kegunaan kencur untuk kesehatan?

Untuk mengobati batuk

Dengan memakan kencur yang di campur dengan garam sudah lama dikenal sebagai obatĀ obat batuk berdahak.

Memakan kencur bisa membuat pernapasan lebih lega dan membantu meredakan batuk berdahak lebih cepat. Selain bisa jadi obat batuk, bisa juga di gunakan untuk melegakan tenggorokan agar suara dan nafas lega

Bahan utama jamu

Negara kita Indonesia kaya akan rempah-rempah, salah satunya kencur, merupakan bahan utama yang digunakan untuk membuat jamu, entah itu jamu tradisional maupun modern buatan pabrik.

Minuman jamu ini sering disebut dengan beras kencur yang terbuat dari campuran beras, kencur, asam Jawa, serta gula merah. Khasiat kencur yang diolah menjadi minuman jamu bermanfaat untukĀ meningkatkan nafsu makan dan mengatasi masalah pencernaan.

Daun kencur muda

Selain dagingnya, bagian daun dan akar kencur juga memiliki manfaat kesehatan. Beberapa manfaat yang dihasilkan dari daun kencur di antaranya adalah untuk mengatasi demam, bengkak, rematik, dan lain-lain karena bersifat anti radang.

Demikian penjelasan tentang tanaman kencur, untuk selanjutnya kita akan membahas tentang cara budidaya tanaman kencur dan cara merawatnya, langsung saja simak langkah-langkahnya sebagai berikut.

Langkah-Langkah Yang Tepat Cara Budidaya Budidaya Kencur

Pemilihan bibit yg baik

Benih kencur biasanya diperoleh dari kencur yang sudah tua, tetapi masih terlihat segar. Untuk menanam tanaman kencur skala kebun, simpan benih atau bibit kencur di tempat yg teduh untuk menghindari kencur atau bibit yang mau di tanam kering, hingga kencur tersebut mengeluarkan tunas.

Hal tersebut dilakukan agar saat ditanam di lahan kencur dapat tumbuh dengan gampang. Waktu yang tepat untuk menanam sebaiknya pada saat awal musim hujan, karena air hujan tersebut akan bermanfaat dalam proses tumbuhnya tunas tersebut.

 

Tanaman kencur dapat ditanam di semua media dan tempat, seperti di dalam pot, lahan yang memiliki sinar matahari yang cukup, dan tempat yang tidak terlalu basah maupun tempat terbuka.

Dalam hal bibit, sebaiknya pilihlah kencur yang terdapat di paling ujung. bibit yang bagus adalah kencur dari tanaman yang cukup tua, dan jangan menggunakan bibit kencur dari tanaman yang muda.

Membutuhkan waktu kurang lebih selama 1-2 minggu kencur tersebut sudah bertunas dan dapat tumbuh.

Pertumbuhan kencur saat awal membutuhkan kelembaban udara dengan tingkat yang cukup tinggi jadi usahakan agar daerah atau media untuk menanam kencur memiliki kelembaban yang memadai

Mempersiapkan Tempat Dan Media

Tanah yang akan digunakan untuk menanam kencur perlu dipersiapkan dengan menggemburkan tanah tersebut.

Tanah harus di cangkut sedalam 20-30 cm dan dalam drainase dilakukan dengan baik agar tidak terdapat genangan air di lahan.

Agar hal tersebut dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan parit-parit untuk pemisah petak. Petak dibuat secara teratur selebar 2-3 meter, dan panjang petak dapat disesuaikan dengan keadaan di lahan tersebut.

Baca Juga :

Jarak Tanaman Yang Diperlukan

Dalam menanam kencur, agar tanaman dapat tertanam rapi dan teratur maka dapat dilakukan dengan memberi jarak tanam sekitar 80 cm x 40 cm untuk kencur yang akan dipanen tua.

Kemudian bibit tersebut ditanam dengan kedalaman 5-7 cm dan tunas dihadapkan ke atas. dalam menempatkan tunas tersebut janganlah terbalik, karena hal tersebut akan mengakibatkan memperlambat pertumbuhannya.

Pemupukan Tanaman

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dalam menanam kencur perlu memberinya pupuk. Hal tersebut dapat membantu lahan yang ditanami kencur dapat gembur dan subur.

Pupuk yang dapat digunakan seperti pupuk kandang, yang dapat membantu dalam memberikan hara organik dan dapat memperbaiki struktur tanah tersebut.

Pemberian pupuk kandang ataupun pupuk organik tersebut dapat dilakukan saat tanah dicangkul maupun pada saat pengolahan.

Caranya yakni dengan mencampur pupuk dengan tanah hingga rata agar pupuk dapat meresap dan dapat memberikan hara yang dibutuhkan tanah selain digunakan untuk menjadikan struktur tanah agar lebih baik.

Selain pupuk kandang maupun organik di atas, Anda juga dapat memberinya pupuk buatan seperti pupuk urea, pupuk TSP maupun pupuk KCL.

Pupuk urea dan pupuk KCL dapat Anda berikan dua kali, dan setengah bagian lagi dapat digunakan saat ditanam, dan sisanya digunakan saat tanaman kencur berumur 45 hari.

Dalam memberikan pupuk, takaran untuk pupuk TSP digunakan saat penanaman. Tanah yang subur, takaran dalam memberikan pupuk dapat dikurangi.

Perawatan Tanaman Kencur

Tanaman kencur yang sudah tumbuh perlu diberikan air atau disiram saat hujan tidak turun, terlebih lagi saat tanaman kencur masih berumur muda. Pencabutan dapat dilakukan minimal satu bulan satu kali.

Apabila disekitar tanaman tersebut terdapat rumput-rumput liar maupun gulma harus dibersihkan dan buanglah agar tidak mengganggu tanaman yang akan tumbuh.

Dalam melakukan pencabutan, setidaknya pencabutan untuk pertama kali dilakukan saat tanaman kencur berumur sekitar 2-3 minggu, dan untuk pencabutan selanjutnya dapat dilakukan selama 3-6 minggu sekali, dan tergantung pada kondisi gulma tersebut.

Tetapi apabila gulma yang tumbuh sangat banyak, gunakanlah frekuensi pencabutan lebih sering dan optimal dilakukan.

Pencangkulan gulma dapat dilakukan di daerah yang jauh dari inti tanaman, tetapi gulma yang terdapat di dekat tanaman lebih baik dibersihkan secara perlahan dan hati-hati agar tidak mengenai tanaman, terutama agar tidak merusak kencur yang nantinya akan siap untuk dipanen.

Merawat Dan Menjaga Tanaman Kencur Dari Hama

Menanam tanaman pasti akan mengundang hama, yang akan mengganggu tanaman tersebut. Hama yang sering datang pada tanaman kencur yaitu ulat pemakan daun ulat ini biasanya bernama ulat yang menyerang kencur dengan cara menggerogoti daunnya.

Hal yang dapat dilakukan apabila ulat yang menyerang masih dalam jumlah sedikit, yaitu Anda dapat membasminya dengan menggunakan cara yang manual yakni menangkap ulat tersebut dan membunuhnya.

Tetapi apabila ulat yang menyerang sudah terbilang berat, Anda dapat membasminya dengan menggunakan insektisida, seperti jenis Nogos 50 EC. Dalam menggunakan insektisida tersebut haruslah sesuai dengan petunjuk dan takaran yang telah dituliskan dikemasannya.

Masa Panen Kencur

 

Tanaman kencur dapat dipanen setelah tanaman tersebut berusia sekitar 8-12 bulan, atau saat musim kemarau datang. Saat kemarau datang, daun tanaman kencur akan mati, dan saat musim hujan akan hidup kembali.

Saat tanaman kencur mati, maka waktu itu kencur sudah dapat dipanen. Cara memanen nya yakni dengan membongkar semua tanaman dan kencur yang sudah dipanen tersebut dibersihkan dari akar dan tanah yang melekat.

Demikian cara dan langkah-langkah menanam kencur yang baik dan benar.Teknik atau cara menanam kencur dengan jenis berbeda akan berdampak secara langsung terhadap kualitas, produksi dan kandungan zat aktif yang terdapat di dalam kencur yang Anda tanam.

Oleh karena itu, tanamlah dan rawatlah dengan baik tanaman kencur yang Anda tanam. Selamat mencoba.

Bagikan ke teman

Like,bagikan,tanggapan,pendapat dan komentar berarti anda membantu membesarkan blog ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ayo mbangun desa