Menu Tutup

Harga vanili 5 jt per kg, berikut cara budidaya yang baik

cara budidaya vanili

Vanili adalah salah satu hasil pertanian dengan harga termahal yang juga biasa di sebut  panili, di juluki "si emas hijau" karena harganya yang mahal. Lalu bagaimana cara budidaya vanili yang baik?

Di bawah ini kita akan uraikan secara mendetail tentang budidaya vanili yang benar agar panen melimpah dan bernilai jual tinggi.

Dari mulai memilih varietas jenis unggul, menanam, mengawinkan, hingga proses pengeringan Vanili yang sering di lakukan petani dengan cara yang salah

Advertisement

Cara Budidaya Vanili

Nah jika berminat memulai memanamnya kembali, berikut langakah yang tepat agar vanili bisa tumbuh subur,dan mendapat hasil panen yang melimpah.

 

Tentukan lahan yang baik untuk penanaman

Tanah yang baik untuk menanam biji vanili adalah tanah gembur yang ringan dan mudah menyerap air. Misalnya tanah yang memiliki dasar lempung dengan ukuran ph tanah sekitar 5-7. Jadi bukan tanah liat yang lengket.

Karena dapat tumbuh di daerah tropis, maka vanili cocok tumbuh di Indonesia. Namun lebih detailnya, kurang lebih dengan asupan cahaya matahari sekitar 30-50 persen, dengan curah hujan 1000-3000mm pertahun, dengan suhu normal 20-30 derajat dan kelembaban udara 60-70 persen.

Pohon Vanili tidak bisa tumbuh meninggi dengan sendirinya karena tergolong dalam jenis tumbuhan rambat. Jadi sebelum menanamnya, sebaiknya lahan ditanami tanaman pelindung untuk rambatan batangnya.

Jika tidak kita bisa menggunakan apapun yang bisa berfungsi untuk menopang berdirinya pohon panili.

Memilih bibit biji berkualitas unggul

Untuk hasil yang bagus, tentu kita harus memilih bibit jenis unggul. Bisa dengan cara pesemaian bijinya, bisa juga membeli bibit hasil dari penyetekan.

Jenis jenis buah vanili yang memiliki nilai jual tinggi diantaranya vanili planifolia, tahitensis dan pompan.

Untuk memilih bibit vanila itu sendiri di bedakan menjadi 2 macam kategori yaitu generatif dan vegetatif

Baca Juga :

A.Kategori generatif

Yang termasuk kategori generatif adalah biji vanili jenis tulen, murni atau yang masih memiliki sifat seperti induknya. Jadi belum tercampur dengan jenis biji lainya yang berkualitas buruk.

Jika menggunakan bibit dari biji, tentu kita harus melakukan penyemaian terlebih dahulu. Cara penyemaianya, bisa dilakukan di tanah yang mudah menyerap air agar mudah tumbuh.

Lakukan penyiraman secara rutin dan secukupnya saja.

B.Kategori vegetatif

Sementara untuk yang termasuk kategori vegetatif adalah jenis vanila yang didapat dari induknya dengan cara stek.

Namun perlu di perhatikan, untuk jenis vegetatif ini lebih bagus di ambil dari induk yang subur, sehat dan cukup umur, sudah memiliki sulur yang kuat dan di stek dari induk yang belum berbuah.

Menanam vanili

Untuk cara tanam sendiri bisa dengan memindahkan dari hasil stek yang sudah berumur 2 bulanan atau lebih

Untuk yang dari pesemaian mungkin harus di sesuaikan dengan memperkirakan kekuatan tumbuh batang pohonya sendiri. Jika memang di rasa sudah cukup kuat, kita bisa memindahkan dari pesemaian.

Baca Selengkapnya : Cara menanam Vanili agar tumbuh 99,9 persen

Teknik perawatan yang baik

Lakukan penyiraman secara rutin untuku menjaga kelembaban tumbuhan. Lakukan juga penyiangan,bersihkan gulma maupun rumput liar dan tumbuhan pengganggu untuk menjaga tumbuh kembangnya.

Lakukan pemupukan agar tanaman bisa tumbuh subur. Pupuk terbaik adalah kompos atau pupuk kandang ditambah juga denga pupuk urea.

Lakukan pemangkasan jika pohon vanila sudah tumbuh dengan baik dan subur, dan memang di rasa sudah cukup untuk di pangkas.

Bukan hanya tumbuhanya saja, tetapi tajar, atau tumbuhan pelindung yang berfungsi untuk menopang berdirinya pohon vanili juga harus di pangkas.

Pemangkasan nantinya sangat mempengaruhi hasil. Jadi hal ini di wajibkan agar hasil yang didapat nanti lebih baik dan maksimal.

Mengawinkan vanili ( penyerbukan vanili )

Jika tumbuhan vanili yang kita tanam sudah mulai muncul kembang, berarti kita sudah harus bersiap siap melakukan penyerbukan atau mengawinkan. Yaitu membuat bagaimana proses terjadinya pembuahan nantinya.

Video cara mengawinkan vanili

Mengawinkan vanili memang harus dilakukan oleh petani vanili itu sendiri. Jadi tumbuhan yang satu ini tidak bisa melakukan penyerbukan sendiri.

Caranya sangat mudah, namun memang harus dilakukan dengan hati hati. Karena jika terlalu keras memegangnya bisa terjadi patah.

Buka kuncup kembang dengan membelahnya, kemudian cari rostellum yang berada di dalamnya. Biasanya dia akan menghalangi putik dan kepalasari

Gunakan batang kecil semacam lidi untuk mengorek penghalangnya, kemudian merekatkan atau menempelkan antara kepalasari dengan putiknya. Yaitu dengan cara di pegang dan menahanya agar tetap menempel.

Menjaga dan mengawasi pertumbuhanya

Pada proses pertumbuhan setelah dikawinkan, kita memang membutuhkan ketelatenan, kesabaran agar bisa mendapat hasil yang baik.

Selain menyiangi tumbuhan pengganggu, lakukan juga penyemprotan dengan pestisida untuk menjaga dari serangan hama tanaman.

Baca juga :

Masa panen vanili

Ciri ciri buah Vanili yang sudah siap panen biasanya muncul garis berwarna agak kekuningan. Ini menandakan bahwa buah vanili sudah cukup tua dan bisa di panen.

Cara memanenya dengan memetik buah yang tua saja, dan membiarkan yang masih muda. Biasanya tida sekaligus bisa di panen karena waktu penyerbukan jugan tidak selalu sekaligus.

Semakin tua buah yang kita panen maka akan semakin bagus dan berkualitas di banding jika masih muda sudah di panen.

Asal Vanili

Vanili (vanilla planifolia) pertama di temukan  oleh orang orang dari suku indian di negara mexico yang menjadi tempat asal vanili tersebut

Manfaat Vanili

Vanila adalah buah tanaman yang berbentuk polong dan bertandan seperti pisang namun kecil kecil, yang nantinya akan di olah menjadi serbuk maupun cairan dan biasanya di gunakan untuk bumbu dan pewangi pembuatan makana seperti roti, kue dan lain lain.

Saat ini, sudah jarang sekali kita jumpai tanaman yang satu ini. Artinya sudah semakin sedikit orang yang menanam dan membudidayakanya.

Bermacam alasanya. Ada yang mengatakan kalau perawatanya sangat susah. Ada juga yang beralasan kalau menanam vanili prosesnya rumit untuk tumbuh dengan baik. Dan berbagai macam alasan lainya.

Padahal jika kita mau telaten, cara meanamnya tidaklah terlalu sulit dan hasil dari bertani vanili ini sangat menguntungkan

Harga Vanili melambung

Harga Vanili dari waktu ke waktu tetap mahal. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi harga jual di pasaran.

  • Kebutuhan dan konsumsi Vanili justru semakin meningkat
  • Petani Vanili  masih sedikit karena belum banyak yang paham cara menanamnya
  • Dan banyak faktor lain sehingga harganya mahal di tingkat Internasional

Saat ini harga Vanili basah/ baru memetik berkisar antara 300 ribu sampai 500 ribu per kg. Sementara harga Vanili kering berkisar antara 2,5 juta sampai di atas 5 juta.

Advertisement

Mengapa selisih harganya kering terpaut jauh?

Semua tergantung dari kualitas buahnya itu sendiri. Lalu bagaimana cara membuat Vanili itu berkualitas? Yuk ikuti pemaparan agar Vanili berkualitas tinggi sehingga bisa di jual dengan harga yang mahal.

Nah itulah proses budidaya vanili yang tepat , dari cara menanam, baik hingga siap di pasarkan dengan harga yang bernilai jual tinggi. Silahkan jika berminat untuk mencoba budidaya vanili , semoga ini bermanfaat.

Bagikan ke teman

2 Comments

  1. Pingback:Cara membuat Pestisida Organik pengendali penyakit tanaman | Pertanian

  2. Pingback:Produk unggulan desa Dermaji yang laris di pasaran | Bisnis

Like,bagikan,tanggapan,pendapat dan komentar berarti anda membantu membesarkan blog ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ayo mbangun desa