Menu Tutup

Cara bertani di lahan sempit, pake cara tanam hidroponik

Hidrophonik adalah sistem pertanian dengan cara yang modern, yang bisa di sebut hanya menggunakan media air tanpa tanah.

Hidroponik cocok bagi yang ingin bertani di lahan  sempit, dengan memanfaatkan barang barang yang mudah di dapat di sekitar kita.

Sejarah hidroponik

Cara bertani hidroponik memiliki jalan panjang hingga sampai ke Indonesia. Sudah sejak ratusan tahun lalu Ilmuwan luar negeri sudah membuat eksperimen di bidang pertanian.

Advertisement

Yaitu bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, namun menggunakan media air yang akhirnya kini di kenal dengan tani cara hidroponik

Seiring berkembangnya jaman, para peneliti dari berbagai negara bermunculan yang juga sama melakukan eksperiment tersebut.

Hingga pada akhirnya para ilmuwan yakin bahwa bertani bisa menggunakan media air saja. Dan sampai sekarang sudah banyak di lakukan oleh orang orang di seluruh dunia.

Di indonesia sendiri, salah seorang petani sukses yang sangat terkenal dengan kesederhanannya adalah Bob Sadino.

Jadi siapapun bisa saja sukses bertani di lahan sempit menggunakan metode hydroponik yaitu metode yang juga di terapkan oleh seorang Bob Sadino.

Cara membuat tanaman hidroponik

Lalu bagaimana membuat system pertanian dengan konsep cara hidroponik itu? Secara sederhana perhatikan skema gambar berikut

 

Pada skema di atas kita melihat tanaman tumbuh di dalam pot dengan akar yang menjulur ke air. Jadi di dalam pot tersebut, bisa di isi dengan apa saja dengan tujuan untuk menopang berdirinya tanaman.

Dari gambaran di atas, kita bisa membuatnya dengan mudah, dengan bermacam bentuk yang bisa di sesuaikan dengan tempat dan lokasi yang ada.

Seperti contoh pada gambar skema hidroponik di bawah ini

Kita lihat dan amati gambar di atas, adalah salah satu contoh sistem hidroponik yang di buat bersusun menyerupai tempat jemuran.

Dengan menggunakan tiang yang di buat dari kayu, dengan pot memanjang menggunakan batang paralon.

Sebelumnya tentu saja batang paralon di buat lobang lobang yang di sesuaikan dengan jenis tanamanya nanti. Dan pada bagian sisi di tutup agar air tidak keluar.

Di dalam semua lobang paralon berisi pot pot kecil yang sudah di isi dengan tanaman. Untuk pengairanya, terlihat selang selang kecil yang menempel. Itu hanya untuk mempermudah saja.

Jadi jika kita ingin membuat, kita bisa memodifikasi sesuai keinginan kita. Baik dari segi pengairan maupun bentuk pot yang bisa dei sesuaikan dengan lokasi.

Contoh tanaman hidroponik

Jenis tanaman yang cocok dengan sistem hidroponik ini adalah sayur sayuran maupun buah buahan seperti kangkung, selada,tomat, cabai, terong dan lain lainya

Cara hidroponik sagat cocok di terapkan pada lingkungan rumah yang memiliki pekarangan sempit. Jika memang hanya sekedar untuk kebutuhan sehari hari saja.

Berbeda jika memang untuk tujuan bisnis besar, ya memang pasti haru memiliki lahan yang cukup luas juga.

Lihat hasil tanaman sayur dengan cara tanam hidroponik

Dengan bertani hidroponik seperti ini, akan menambah keindahan pekarang rumah kita. Karena selain menghasilkan, juga tampak enak dipandang.

Cara merawat tanaman hidroponik

Untuk cara perawatan sendiri secara logika lebih mudah. Dalam arti tidak terlalu repot. Berbeda dengan pertanian biasa yang harus menggemburkan tanah terlebih dahulu.

Untuk pertumbuhan tanaman yang lebih baik kita bisa menggunakan semacam pupuk urea. Yang tersedia di pasaran biasa di sebut pupuk hidroponik.

Biasanya ada yang tersedia dalam bentuk cair, ada juga yang tersedia seperti pupuk biasa yang dalam penggunaanya tetap harus di cairkan terlebih dahulu.

Dalam perawatan tanaman usahakan air tidak terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini dimaksudkan agar air tidak cepat berlumut.

Cara membuat hidroponik

Selain menggunakan paralon panjang, kita bisa menggunakan botol plastik bekas minuman. Kita potong bagian atasnya yang nanti kita gunakan menjadi sebuah pot. Dan potongan bagian bawahnya kita gunakan untuk menampung airnya.

Bagian atas yang di gunakan sebagai pot kita letakan secara terbalik. Kita bisa mengisinya dengan apapun seperti busa, kerikil atau yang lainya. Yang terpenting agar tanamanya nanti bisa berdiri dan tidak terjatuh kedalam air.

Baca juga :

Dengan menggunakan pot dari botol plastik bekas, kita bisa menggantungkan di sekeliling rumah, bisa di kaitkan pada dinding dan lain lain.

Untuk menjaga sinar matahari langsung, kita sebaiknya membungkis pot tersebut dengan plastik berwarna. Kecuali jika pot yang kita gunakan memang sudah berwarna.

Cara membuat pesemaian biji untuk hidroponik

Jika kita mau menanam tanaman yang kita mulai dari biji bijian, kirta harus membuat pesemaian dulu. Setelah tumbuh agak tinggi, kita baru memindahkanya ke dalam pot yang sudah kita buat.

Pesemainya bisa di lakukan pada tanah. Bisa juga tanpa tanah, yang penting selalu lembab dan memungkinkan tumbuhnya biji menjadi kecambah.

Jika kita mengambil dari tanaman yang sudah ada, yang terpenting jangan memasukan tanaman sampai ke batangnya. Jadi hanya akarnya saja yang menyentuh air.

Hasil pertanian hidroponik

Lihat gambar di bawah ini, bersih dan rapih jika kita sudah bisa memanen tanaman terutama pada sayur sayuran

Itulah kenapa ketika kita membeli sayur di pasar maupun penjual sayur keliling, seperti kangkung biasanya masih ada akar akarnya yang tampak bersih.

Itu karena memang cara penanamanya menggunakan metode hydroponik. Yaitu tidak menggunakan media tanah.

Nah uraian diatas saya rasa sudah bisa memberi sedikit gambaran, tinggal kita membuatnya sesuai keinginan kita. Sesuaikan dengan lokasi, tempat yang ada, dan bisa menjadi keindahan pekarangan rumah anda.

Selamat mencoba dan semoga berhasil

Sumber gambar : google search.

Bagikan ke teman

Like,bagikan,tanggapan,pendapat dan komentar berarti anda membantu membesarkan blog ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ayo mbangun desa